🥃 Cara Mengukur Arus Menggunakan Multimeter Analog

Aliranarus pada source – drain terjadi karena adanya konsentrasi hole pada terminal gate. Pengujian Multimeter adalah terbalik dengan Cara Menguji Transistor dengan Menggunakan Multimeter Analog. Cara Mengukur Transistor PNP dengan Multimeter Digital. Atur Posisi Saklar pada Posisi Dioda; Hubungkan Probe Hitam pada Terminal Basis (B) dan MenentukanKaki Basis. Kita harus memahami konsep forward bias pada dioda terlebih dahulu, yaitu arus mengalir dari semikonduktor tipe P ke semikonduktor tipe N.; Kita juga harus memahami terlebih dahulu bahwa probe hitam multimeter terhugung dengan polaritas positif batere dan probe merah multimeter terhubung dengan polaritas negatif batere yang Multimetermencakup fitur yang sama seperti voltmeter tetapi juga menguji arus, resistansi, dan kontinuitas. Terkadang, dengan probe dan sensor yang tepat, multimeter juga menangkap informasi tambahan seperti suhu. Kembali ke voltmeter, atau pengukur tegangan, alat ini mengukur perbedaan potensial listrik antara dua simpul rangkaian listrik. Yaitupertama kali putar selektor pada multimeter pada opsi R (Ω). Kemudian hubungkan kedua probe multimeter merah (+) dan hitam (-) pada kedua ujung resistor yang diukur. Maka seketika layar indikator multimeter akan langsung menunjukan nilai resistansi dari resistor tersebut. Kitabisa mengukur nilai resistansi dari sebuah potensiometer dengan memakai alat ukur yaitu multimeter atau multitester, entah itu multimeter digital ataupun multimeter analog. Suatu alat ini atau kita sebut dengan multimeter merupakan alat ukur yang terdiri dari gabungan pengukuran Arus Listrik (Ampere), Tegangan Listrik (Volt) serta CaraMenggunakan Multimeter yang Benar. Bagi para hobbi elektronika, pasti tidak lepas dengan alat yang satu ini, namanya adalah multimeter. Tanpa multimeter, akan sulit untuk melakukan pengukuran-pengukuran satuan listrik seperti ohm, volt dan ampere. Namun mempunyai multimeter tanpa bisa menggunakannya sama saja bohong, untuk itu kali ini CaraMenggunakan Multimeter / Multitester – Multimeter adalah alat yang berfungsi untuk mengukur Voltage (Tegangan), Ampere (Arus Listrik), dan Ohm (Hambatan/resistansi) dalam satu unit. Multimeter MultimeterAnalog Monday, April 20, 2009 Multimeter digunakan untuk mengukur arus DC. Untuk mengukur arus DC dari suatu sumber arus DC, skalar pemilih pada multimeter diputar ke posisi DCmA dengan batas ukur 500 mA. Kedua test lead multimeter Adapun cara pemakaian multimeter adalah pertama-tama jarum penunjuk meter diperiksa apakah Multimeter Cara kerja, Jenis, Cara Menggunakan. Multimeter atau multitester adalah alat pengukur listrik yang sering dikenal sebagai VOM (Volt-Ohm meter) yang dapat mengukur tegangan (voltmeter), hambatan (ohm-meter), maupun arus (amperemeter). multimeter digital atau DMM (digital multi-meter) (untuk yang baru dan lebih akurat hasil . Multimeter atau biasanya disebut juga AVOmeter adalah alat ukur yang dapat digunakan untuk mengukur arus listrik dan tegangan listrik DC atau pun AC, selain itu juga dapat digunakan untuk menentukan nilai hambatan resitansi. Multimeter juga digunakan sebagai alat untuk memeriksa kebenaran suatu rangkaian listrik, juga untuk memeriksa kelayakan suatu komponen listrik atau elektronika. A. Bagian-bagian multimeter B. Mengukur Arus Listrik I Langkah langkah menggunakan multimeter untuk mengukur arus listrik Memeriksa jarum penunjuk menunjukkan pada angka 0, jika jarum penunjuk tidak menunjuk pada jarum di angka 0 maka putar sedikit degan obeng -. Memasang kabel pemeriksa probe merah dan hitam pada multimeter. Jika digunakan untuk mengukur arus DC maka putar selector ke ampermeter DC pada batas ukur yang kira- kira lebih tinggi dari yang akan diukur. Jika digunakan untuk mengukur arus AC maka putar selector ke ampermeter AC pada batas ukur yang kira-kira lebih tinggi dari arus listrik yang akan diukur. Menghubungkan secara seri antara sember, multimeter, dan beban yang akan diukur. Rangkaian pengukuran arus listrik pada suatu beban berupa lampu dengan sumber AC Rangkaian pengukuran arus listrik suatu beban berupa lampu dengan sumber DC Melakukan pembacaan nilai arus listrik pada alat ukur. Cara membaca multimeter ketika digunakan untuk mengukur arus listrik yang mengalir pada suatu rangkaian I Arus listrik = Nilai yang terbaca pada alat ukur Untuk membaca nilai arus listrik DC pada multi meter sekala yang dibaca pada alat ukur adalah sekala yang berada di posisi tengah selain digunakan untuk mengukur arus sekala tersebut juga digunakan untuk membaca tegangan DC. Biasanya sekala yang digunakan untuk mengukur arus dan tegangan DC terdapat lebih dari satu, sehingga masing-masing sekala tersebut diwakili oleh selector, sehingga tidak diperlukan menghitung atau mengalikan kembali nilai yang terbaca pada alat ukur. Contoh pembacaan arus listrik pada multimeter Berapakah nilai Arus listrik yang terbaca pada multimeter jika selector menunjukan pada DC 10A? Jawab Maka sekala yang dibaca adalah 0 - 10A, sehingga arus yang terbaca adalah 2A I = 2A C. Mengukur Tegangan Listrik V Langkah-langkah menggunakan multimeter untuk mengukur tegangan listrik Memeriksa jarum penunjuk menunjukan pada angka 0, jika jarum penunjuk tidak menunjuk pada angka 0 maka putar sekrup pengatur kedudukan jarum penunjuk hingga jarum penunjuk menunjukkan pada angka 0. Memasang kabel pemeriksa probe merah dan hitam pada multi meter Mengatur sakelar pemilih jangkauan alat ukur selector. Jika akan digunakan untuk mengukur tegangan DC, putar selector ke voltmeter DC pada batas ukur yang kira-kira lebih tinggi dari tegangan listrik yang akan diukur. Jika akan digunakan untuk mengukur tegangan AC, putar selector ke voltmeter AC pada batas ukur yang kira-kira lebih tinggi dari tegangan yang akan diukur. Menghubungkan secara paralel dengan beban dengan sumber tegangan. Rangkaian pengukuran tegangan suatu lampu dengan sumber tegangan DC. Rangkaian pengukuran tegangan suatu lampu dengan sumber tegangan AC. Melakukan pembacaan tegangan listrik pada alat ukur. Cara membaca multimeter ketika digunakan untuk nilai tegangan listrik yang terukur V = Nilai tegangan yang terbaca pada multimeter Sekala yang dibaca untuk tegangan AC adalah sekala yang letaknya berada bagian paling bawah, biasanya memiliki nilai lebih dari satu nilai sekala, oleh karena itu dibagi pada selector seperti pada sekala pengukuran DC Vdan DCA. Contoh pembacaan Berapakah nilai tegangan yang terbaca pada multimeter jika selector menunjukan pada AC 250V? Jawab Maka sekala yang dibaca adalah 0 - 250V sehingga nilai tegangan yang terukur pada multimeter adalah 210V. V = 210V D. Mengukur Hambatan Listrik atau Resistansi R Langkah-langkah menggunakan multimeter untuk mengukur nilai hambatan resistansi Memeriksa jarum penunjuk menunjukan pada angka 0, jika jarum petunjuk tidak menunjukan pada angka 0 maka putar sekrup pengatur kedudukan jarum penunjuk hingga menunjukan angka 0. Memasang kabel pemeriksa probe merah dan hitam pada multi meter Mengatur selector untuk mengukur hambatan maka memutar selector ke ohm meter kemudian pilih batas ukur yang kira kira lebih dari nilai hambatan yang akan diukur. Melakukan pengkalibrasi alat ukur Ohmmeter dengan cara menghubungkan ujung kabel pemeriksa probe merah dan hitam, jarum penunjuk akan mengarah ke titik 0, jika belum menunjuk ke titik 0 maka putar knop pengatur hingga jarum penunjuk menunjukan pada angka 0. Menghubungkan beban yang akan diukur dengan ohmmeter pastikan telah melepas sumber tegangan atau pun arus sebelum mengukur hambatan. Rangkaian pengukuran hambatan suatu lampu dengan menggunakan multimeter. Lakukan pembacaan nilai hambatan resitansi pada alat ukur. Cara membaca multimeter ketika digunakan untuk mengukur hambatan R nilai hambatan = nilai yang ditunjukkan oleh alat ukur × nilai yang pada selector Sekala yang dibaca jika mengukur hambatan adalah sekala yang berada di bagian paling atas , nilai terkecil dimulai dari kanan. Contoh pembacaan Berapakah nilai hambatan jika selector menunjukan X 10 ? Jawab R = 70 × 10 = 700 Nilai hambatan yang terbaca pada alat ukur adalah 700 Home Elektronika Cara Melakukan Pengukuran Arus pada Rangkaian Elektronika - Multimeter Analog tidak memiliki pengukuran arus AC tetapi hanya arus DC. Pada proses pencarian kesalahan dan perbaikan, anda jarang sekali melakukan pengukuran arus. Kebanyakan multimeter digital mempunyai pilihan pengaturan arus AC ACA or lac dan Arus DC DCA atau Idc dalam sebuah rangkaian, meski demikian hanya sedikit sekali jangkauan yang dapat dipilih. Normalnya multimeter analog tidak memiliki jangkauan arus AC. Pengukuran arus pada rangkaian Sebagaimana pada pengukuran tegangan, arus diukur ketika rangkaian bekerja dengan daya terpasang, tetapi arus harus diukur secara seri dengan rangkaian atau komponen yang diperiksa. Mengukur arus dengan multimeter digital Tombol Pengukuran Arus DC menggunakan Multimeter Digital. Jika ditekan tombol biru akan berubah menjadi Pengujian arus AC Tehnik Mengukur Arus Pada Rangkain Elektronika Memasang sebuah multimeter secara seri, bukan merupakan pekerjaan mudah. Pada beberapa kasus anda harus secara fisik memotong jalur pada titik yang ingin diperiksa dan emudian memasang probe pemeriksa melintasi potongan tersebut. Meskipun mudah untuk memotong rangkaian, perlu diingat bahwa anda harus menyambung kembali rangkaian tersebut. Setel multimeter pada fungsi yang dikehendaki DCA atau ACA dan pilih jangkauan yang sesuai. Jika anda tidak yakin dengan jangkauan yang tepat, setel multi pada jangkauan terbesar. Pastikan ahwa multimeter dapat menangani jumlah arus yang anda harapkan. Matikan semua daya ke rangkaian sebelum menyisipkan sebuah ampere meter sebagaimana terlihat pada foto di bawah. Sisipkan multi dan pasang kembali sumber tegangan. Baca nilai arus secara langsung dari panel LCD multimeter. Tehnik pengukuran arus pada rangkaian eleltronika Untuk melakukan pemeriksaan arus pada sebuah rangkaian elektronika, Anda harus melepas sambungan jumper jalur. Setelah itu silahkan menyambungkan DC ampere meter melintasinva. Sebagai contoh pada 2 gambar di bawah ini. Cara salah dalam melakukan pengukuran arus Gambar di atas adalah tindakan yang salah pada saat melakukan pengukuran arus. Dikatakan salah karena pada saat pengukuran arus, penyambung atau jumper jalur tidak dilepas terlebih dahulu. Kemudian untuk gambar dibawah ini adalah cara yang tepat dalam pengukuran arus pada rangkaian elektronika. Sebeleum dilakukan pengukuran arus, jalurnya di pisahakan dulu Jumper dilepas dulu pada saat mengukir arus dengan multimeter PERHATIAN Jangan pernah mencoba membaca arus secara paralel. Menempatkan ampere meter secara paralel dapat menyebabkan hubungan pendek rangkaian yang dapat merusak komponen, rangkaian yang diperiksa atau bahkan multimeter anda Open Link Download Seseorang yang berkecimpung di dunia internet sebagai part time blogger, dan bekerja sebagai seorang teknisi IT disebuah perusahaan di Bandung. Tertarik dengan dunia teknologi, komputer dan elektronika. May 19, 2016 Elektro, Elektronika, Listrik Senang bisa jumpa lagi sahabat BT. Hari ini OM BT ingin berbagi cara mudah mengukur Arus ampere dan Tegangan volt pakai Multimeter. Sebelumnya OM minta maaf karena satu dan lain hal OM BT baru bisa sempat mengisi kembali blog kesayangan kita ini. Nah, sebelum kita masuk pada urusan ukur mengukur ada baiknya kita perhatikan penjelasan berikut ini yang OM kutip dari Mr. Wikipedia Arus Bolak Balik AC Arus bolak-balik AC/alternating current adalah arus listrik di mana besarnya dan arahnya arus berubah-ubah secara bolak-balik. Berbeda dengan arus searah di mana arah arus yang mengalir tidak berubah-ubah dengan waktu. Bentuk gelombang dari listrik arus bolak-balik biasanya berbentuk gelombang sinusoida, karena ini yang memungkinkan pengaliran energi yang paling efisien. Namun dalam aplikasi-aplikasi spesifik yang lain, bentuk gelombang lain pun dapat digunakan, misalnya bentuk gelombang segitiga triangular wave atau bentuk gelombang segi empat square wave. Secara umum, listrik bolak-balik berarti penyaluran listrik dari sumbernya misalnya PLN ke kantor-kantor atau rumah-rumah penduduk. Namun ada pula contoh lain seperti sinyal-sinyal radio atau audio yang disalurkan melalui kabel, yang juga merupakan listrik arus bolak-balik. Di dalam aplikasi-aplikasi ini, tujuan utama yang paling penting adalah pengambilan informasi yang termodulasi atau terkode di dalam sinyal arus bolak-balik tersebut. Arus Searah DC Arus searah bahasa Inggris direct current atau DC adalah aliran elektron dari suatu titik yang energi potensialnya tinggi ke titik lain yang energi potensialnya lebih rendah. Sumber arus listrik searah biasanya adalah baterai termasuk aki dan Elemen Volta dan panel surya. Arus searah biasanya mengalir pada sebuah konduktor, walaupun mungkin saja arus searah mengalir pada semi-konduktor, isolator, dan ruang hampa udara Arus searah dulu dianggap sebagai arus positif yang mengalir dari ujung positif sumber arus listrik ke ujung negatifnya. Pengamatan-pengamatan yang lebih baru menemukan bahwa sebenarnya arus searah merupakan arus negatif elektron yang mengalir dari kutub negatif ke kutub positif. Aliran elektron ini menyebabkan terjadinya lubang-lubang bermuatan positif, yang “tampak” mengalir dari kutub positif ke kutub negatif. Cara Mengukur Arus Listrik Ampere Posisikan Saklar Selektor ke skala yang sesuai dengan perkiraan arus yang akan diukur. Jika Arus yang akan diukur adalah 200mA maka putarlah saklar selector ke 300mA Jika Arus yang diukur melebihi skala yang dipilih, maka sekering fuse dalam Multimeter akan putus. Kita harus menggantinya sebelum kita dapat memakainya Jalur catu daya power supply yang terhubung ke probe Multimeter ke terminal Jalur yang kita putuskan tersebut. Probe Merah ke Output Tegangan Positif + dan Probe Hitam ke Input Tegangan + Beban ataupun Rangkaian yang akan kita ukur. Untuk lebih jelas, silakan lihat gambar berikut hasil pengukuran di Display Multimeter. Cara Mengukur Tegangan DC DC Voltage Atur Posisi Saklar Selektor ke skala sesuai dengan perkiraan tegangan yang akan diukur. Jika ingin mengukur 8 Volt, putar saklar selector ke 12 Volt khusus Analog Multimeter. **Jika tidak mengetahui tingginya tegangan yang diukur, maka disarankan untuk memilih skala tegangan yang lebih tinggi untuk menghindari terjadi kerusakan pada probe ke terminal tegangan yang akan diukur. Probe Merah pada terminal Positif + dan Probe Hitam ke terminal Negatif -. Hati-hati agar jangan sampai hasil pengukuran di Display Multimeter. Cara Mengukur Tegangan AC AC Voltage Atur Posisi Saklar Selektor ke skala sesuai dengan perkiraan tegangan yang akan diukur. Jika ingin mengukur 220 Volt, putar saklar selector ke 300 Volt khusus Analog Multimeter. **Jika tidak mengetahui tingginya tegangan yang diukur, maka disarankan untuk memilih skala tegangan yang tertinggi untuk menghindari terjadi kerusakan pada probe ke terminal tegangan yang akan diukur. Untuk Tegangan AC, tidak ada polaritas Negatif - dan Positif +.Baca hasil pengukuran di Display Multimeter. Demikian postingan OM BT tentang cara mudah mengukur Arus ampere dan Tegangan volt menggunakan Multimeter. Semoga Bermanfaat! [ Check Also Resistansi Total Pada Resistor Hubungan Paralel Dear sahabat BT senang bisa jumpa lagi. Hari ini Om BT akan sharing tentang resistansi …

cara mengukur arus menggunakan multimeter analog