🦧 Saat Perkembangan Embrio Rangka Tubuh Masih Berupa Tulang Rawan

Saatperkembangan embrio, rangka tubuh masih berupa tulang rawan. Selanjutnya rongga dalam tulang rawan tersebut akan terisi oleh sel-sel pembentuk tulang yang disebut. a. osteoblas b. osteosit c. kondrosit d. kondroblas e. kondrin Adapuntulang rawan sendiri, tersusun atas kumpulan sel tulang rawan atau kondosit yang menghasilkan matriks ekstraseluler yang berupa serat pada substansi dasarnya. Tulang rawan ini juga merupakan tulang penyusun rangka manusia sementara pada embrio sebelum nantinya akan digantikan dengan tulang sejati secara bertahap. ProsesPembentukan Tulang. Manusia memiliki rangka tubuh ketika dalam tahap perkembangan embrio. Rangka tubuh dalam masa embrio masih berupa tulang rawan (kartilago). Kartilago dibentuk oleh sel-sel mesenkim. Di dalam kartilago tersebut akan diisi oleh osteoblas. Osteoblas merupakan sel-sel pembentuk tulang keras. Pertumbuhandan Perkembangan Tulang. Pada awal adanya janin,semua tulang terbentuk dari tulang rawan yang mana tulang ini relative mudah sekali untuk berubah secara bertahap dapat berubah menjadi keras karena proses pembentuakn tulang ( osifikasi ) pembentukan tulang ini dibagi menjadi 2 peristiwa yang penting yaitu penyerapan Saatperkembangan embrio, rangka tubuh masih berupa tulang rawan. Selanjutnya rongga dalam tulang rawan akan terisi oleh sel-sel pembentuk tulang yang - 1361265 Ketikamasih dalam kandungan, sistem rangka tersusun dari tulang rawan. Namun, setelah lahir, proses pembentukan tulang keras baru dimulai. Proses ini akan terjadi secara berkelanjutan semasa hidup. Jumlah tulang lunak pun akan semakin berkurang seiring bertambahnya usia. Tulang dalam tubuh juga akan mulai menua dan rapuh saat memasuki usia lanjut. Manusiamemiliki rangka tubuh ketika dalam tahap perkembangan embrio. Rangka tubuh dalam masa embrio masih berupa tulang rawan (kartilago). Kartilago dibentuk oleh sel-sel mesenkim. Di dalam kartilago tersebut akan diisi oleh osteoblas. Osteoblas merupakan sel-sel pembentuk tulang keras. Osteoblas akan mengisi jaringan sekelilingnya dan Saatperkembangan embrio, rangka tubuh masih berupa tulang rawan. Selanjutnya rongga dalam tulang rawan akan terisi oleh sel-sel pembentuk tulang yang disebut . Question from @Davitandreansa - Sekolah Menengah Atas - Biologi Prosedurpembentukan tulang berlangsung pada masa embrio. Saat, masih dalam bentuk embrio, rangka tubuh terdiri atas tulang rawan yang terjadi dari organ-organ mesenkim. Proses pembentukan tulang berlangsung secara berkepanjangan dan menimbulkan meningkat besarnya ukuran tulang. . 1. Berkaitan fungsi tulang untuk melindungi organ tubuh yang lemah, tulang di bawah ini yang berfungsi sebagai pelindung adalah…. A. Tulang daun telinga B. Tulang scapula C. Tulang tarsal D. Tulang patella E. Tulang cranium 2. Perhatikan nama tulang berikut. Tulang pipih ditunjukkan oleh nomor…. A. 1, 2, dan 3 B. 1, 3, dan 4 C. 2, 5, dan 6 D. 3, 4, dan 5 E. 4, 5, dan 6 3. Saat perkembangan embrio, rangka tubuh masih berupa tulang rawan. Selanjutnya rongga dalam tulang rawan tersebut akan terisi oleh sel-sel pembentuk tulang yang disebut . . . . A. osteosit B. kondrosit C. osteoblas D. kondroblas E. kondrin 4. Perhatikan jenis-jenis tulang berikut. Kelompok tulang berdasarkan bentuknya ditunjukkan oleh nomor . . . . A. 1, 2, dan 3 B. 1, 3, dan 4 C. 2, 3, dan 4 D. 2, 3, dan 5 E. 3, 4, dan 5 5. Perhatikan gambar tulang rusuk berikut! Bagian yang menunjukkan tulang taju pedang dan tulang rusuk palsu adalah ..Persendian seperti pada gambar merupakan sendi…. A. Engsel B. Putar C. peluru D. Pelana E. Bebas 7. Berikut ini adalah langkah-langkah dalam proses penulangan 1. osteosit terbentuk dari osteoblast 2. penulangan bagian epifis dan diafis 3. penulangan bagian cakra epifis 4. osteoblast merombak sel-sel tulang 5. pembentukan sel-sel tulang Urutan yang benar tentan proses ofifikasi adalah ….. A. 1 – 2 – 3 – 4 – 5 B. 1 – 3 – 2 – 5 – 4 C. 1 – 4 – 3 – 2 – 5 D. 1 – 5 – 2 – 2 – 4 E. 1 – 2 – 3 – 5 – 4 8. Salah satu perbedaan otot polos dengan otot lurik adalah ….. A. otot polos bentuk serabut memanjang, otot lurik berbentuk gelendong. B. otot polos berinti banyak, otot lurik berinti satu. C. otot polos bekerja di bawah kesadaran, otot lurik bekerja di luar kesadaran. D. Otot polos kontraksinya cepat, otot lutik kontraksinya lambat. E. otot polos reaksinya terhadap rangsang lambat, otot lurik reaksinya terhadap rangsang cepat. 9. Hubungan berbagai hubungan antar tulang beriku ini 1. antara tulang atlas dan kedua dari ruas tulang belakang 2. antara tulang penyusun tengkorak 3. antara tulang radus dan humerus 4. antara tulang ruas tulang belakang 5. antara humerus dan scapula Yang merupakan contoh diartrosis adalah … . A. 1 dan 2 B. 1 dan 3 C. 2 dan 3 D. 3 dan 5 E. 3 dan 4 10. Perhatikan ciri-ciri gangguan sistem gerak berikut ini Berdasarkan ciri-ciri di atas, jenis gangguan yang terjadi disebut.... A. Reumathoid B. ”gout” artritis C. Rakitis D. layuh semu E. osteoarthritis 1. Pernyataan berikut yang merupakan persamaan antara sel otot jantung dan sel otot rangka adalaha. Membentuk percabanganb. Berinti banyak oleh kehendakc. Kerjanya tidak dikendalikand. Bersifat lurikJawaban DPembahasanPerbedaan otot jantung dan otot rangka• Otot jantung bercabang, inti banyak, dan bekerja secara tidak sadar saraf otonom• Otot rangka tidak bercabang, memiliki satu inti, dan dikendalikan secara Gerakan lengan bawah hingga telapak tangan, menengadah dan terpelungkup disebabkan oleh aktivitas otot a. Pronator b. Adduktor c. Supinatord. EkstensorJawaban BPembahasanOtot trisep mempunyai tiga buah origa dan bersifat ekstensor sehingga mampu meluruskan kembali tangan ke bawa, lengan bawah dapat digerakan memutar hingga telapak tangan menengadah atau supinasi. Atau telapak tangan digerakan menelungkup atau disebut pronasi. Gerakan pronasi disebabkan oleh pengerutan/ kontraksi otot-otot pronator teres dan pronator Selama berlangsung kontraksi otot, maka akan terjadia. Penambahan glikogen b. Pengurangan karbondioksidac. Penambahan oksigend. Pengurangan oksigenJawaban CPembahasanKarena soal menunjukkan “…selama berlangsung….“ berarti konsentrasi oksigen dalam otot tersebut menjadi berkurang, dipakai untuk proses kontraksi otot tersebut, sehingga perlu ditambah4. Tulang hasta ulna terletak antara tulang-tulanga. Lengan atas humerus dan pengumpil radiusb. Lengan atas dan pergelangan atas Carpusc. Pengumpil dan pergelangan tangand. Pangkal lengan brachium dan tangan manusJawaban BPembahasanTulang hasta ulna bersama tulang pengumpil radius membentuk tulang lengan bawah; jadi letak tulang ulna adalah disamping tulang radius, diantara tulang Carpus dan tulang Yang berperan untuk kontraksi otot adalah. . .a. Asetilkolinb. ATPc. Aktomiosind. AMPe. Benar semuaJawaban EPembahasanRangsang dari luar diterima oleh suatu zat yang sangat peka Asetilkolin, protein otot mengkerut Karena adanya aktomiosin dalam sel otot. Untuk mengkerut perlu energi, energi didapat dari uraian Persendian antara tulang-tulang yang membentuk tengkorak disebut sendi…….a. Sinfibrosis b. Sinkhondrosis c. Sinartrosisd. Endarthrosise. DiartrosisJawaban APembahasanNo 6 Sistem Gerak7. Tulang yang mempunyai bentuk pipih antara lain …a. Tulang paha dan tulang ubun-ubunb. Tulang pergelangan tangan dan tulang jaric. Tulang jari dan tulang pahad. Tulang ubun-ubun dan tulang rusukJawaban DPembahasanBerdasarkan bentuknya, tulang dikelompokkan menjadi 4 macam, yaitu sebagai berikutTulang pipa, bentuknya bulat panjang, di dalamnya terdapat sumsum kuning yang banyak mengandung zat tulang lengan, tulang paha, tulang kering, tulang betis dan tulang ruas ruas pipih, bentuknya tulang ubun ubun, tulang tulang bahu, tulang dada, tulang rusuk dan tulang pendek, bentuknya bulat tetapi pendek di dalamnya seperti bunga karang ruas ruas tulang belakang, tulang tulang pergelangan kaki dan tulang tulang pergelangan tidak beraturan, bentuknya kompleks dan berhubungan dengan fungsi tulang rahang dan tulang Pernyataan yang tidak benar mengenai rangka ialah . . . .a. Rangka sebagai pelindung organ organ penting tubuhb. Rangka sebagai tempat melekatnya ototc. Rangka terbentuk dari bahan nitrogend. Rangka memberi bentuk tubuhJawaban CPembahasanPernyataan pernyataan yang terdapat pada soal merupakan fungsi dari manusia mempunyai berbagai fungsi, antara lain Untuk bergerak ketika dikehendaki ototMemberi bentuk tubuhMenjaga agar organ tubuh tetap berada di tempatnyaMelindungi organ organ penting tubuh, seperti otak, jantung dan paru paruTempat melekat ototMenegakkan tubuhTempat pembuatan sumsumMenghasilkan sel darah di dalam sumsum tulang9. Pada tabel berikut yang membedakan otot polos, otot lurik dan otot jantung adalah . . .10. Perhatikan gambar sendi berikut !Gerakan yang dapat dilakukan oleh tulang Y adalah…a. Satu arahb. Dua arahc. Berputard. Semua arahJawaban APembahasanGambar pada soal menunjukkan tulang paha dengan tulang betis tulang Y. Tulang Y hanya dapat digerakkan ke satu arah sehingga disebut sendi engsel. Sendi yang memungkinkan terjadinya dua gerakan disebut sendi pelana, misalnya persendian antara ibu jari dengan telapak yang memungkinkan terjadinya gerakan berputar di sebut sendi putar, misalnya persendian antara tulang tengkorak dengan tulang atlas. Sendi yang memungkinkan gerakan ke semua arah disebut sendi peluru, misalnya persendian antara tulang paha dengan tulang Seorang penderita stroke tidak mampu menggerakkan bisep dan tricepnya, maka orang tersebut tidak akan mampu…a. Menggerakkan radius dan ulnanyab. Menggerakkan karpal dan metacarpalc. Menggerakkan femur dan patellad. Menggerakkan scapula dan klavikulaJawaban A Pembahasan Apabila bisep dan trisep tidak mampu berkontraksi maupun relaksasi maka tulang radius dan ulna tak dapat bergerak karena pergerakan lengan bawah dipengaruhi oleh otot-otot Hubungan antar tulang dimana hanya memicu gerakan satu poros adalah… contohnya…a. Sendi engsel, persendian pada jari kakib. Sendi pelana, persendian antar metacarpal dan karpalc. Sendi putar, persendian antar tulang kepala dengan tulang atlasd. Sendi luncur, persendian antar tulang telapak tanganJawaban APembahasanSendi engsel merupakan persendian dimana hanya memungkinkan gerakan satu arah seperti pada siku tangan maupun pada persendian jari kaki dan Amin jatuh dari pohon dan mengalami patah tulang radius, dia di bawa ke rumah sakit dan dipasang pembalut gypsum oleh dokter. Pembalut gypsum pada bagian tulang yang patah berfungsi untuk…a. Melindungi tulang yang patah dari benturanb. Mempercepat proses penyambungan tulangc. Menyediakan perlindungan fisiologisd. Menghindari masuknya mikroorgnisme perusakJawaban APembahasanPemberian gypsum bertujuan agar tidak terjadi benturan tambahan pada luka sehingga dapat mempercepat Perhatikanlah ciri otot di bawah ini1 Sel-sel tak bercabang dan panjang2 Memiliki banyak inti dalam satu sel3 Memiliki bagian gelap dan terangBerdasarkan keterangan di atas otot yang dimaksud terdapat pada…a. Ventrikulus b. Bisep c. Jantungd. IntestinumJawaban BPembahasanOtot yang dimaksud adalah otot lurik yang terdapat pada otot untuk pergerakan tubuh, contohnya terdapat pada Orang yang terkena stroke cenderung akan mengalami pengecilan otot yang disebut dengan istilah…yang disebabkan karena…a. Hipertrofi, otot jarang digerakkanb. Atrofi, otot jarang digunakanc. Atrofi, otak tak mampu mengatur ototd. Hipertrofi, kekurangan nutrisi ototJawaban BPembahasanStroke menyebabkan seseorang tidak mampu menggerakkan beberapa bagian tubuhnya. Otot tubuh yang tidak pernah digerakkan akan mengalami atrofi atau Kebiasaan duduk miring ke kiri atau ke kanan pada anak yang masih dalam masa pertumbuhan dapat menyebabkan . . . .a. Lordosis b. Scoliosisc. Kifosisd. NekrosisJawaban BPembahasanKebiasaan duduk yang salah pada anak yang masih dalam masa pertumbuhan dapat menyebabkan kelainan pada tulang belakang, yaitu lordosis terjadi karena posisi duduk selalu dengan posisi dada ke depan, kifosis terjadi karena posisi duduk selalu membungkuk, dan skoliosis terjadi karena posisi duduk miring ke samping. Nekrosis merupakan matinya sel-sel Berikut ini merupakan fungsi rangka manusia, kecuali . . . .a. Melindungi alat tubuh yang pentingb. Sebagai alat gerak aktifc. Tempat melekatnya ototd. Menegakkan dan memberi bentuk tubuhJawaban BPembahasanRangka manusia berfungsi menegakkan tubuh, sebagai alat gerak pasif, memberi bentuk tubuh, melindungi bagian tubuh yang penting vital dan lemah, tempat pembentukan sel darah, tempat melekatnya otot rangka, serta tempat penyimpanan mineral yaitu zat kapur kalsium dan fosfat. Alat gerak aktif adalah otot. Materi Rangka Manusia Mapel Biologi kelas 11 SMA Materi Otot Manusia Mapel Biologi kelas 11 SMA Materi Kelainan Pada Sistem Gerak Manusia Mapel Biologi kelas 11 SMA Soal Sistem Gerak Pada Manusia Mapel Biologi Kelas 11 SMA 18. Tulang berikut yang termasuk tulang pipih adalah . . . .a. Tulang hasta, pengumpil, dan pahab. Tulang usus, dada, dan keringc. Tulang dada, rusuk, dan belikatd. Tulang rusuk, belikat, dan lenganJawaban CPembahasanTulang pipih terdapat di tengkorak, tulang dada, tulang rusuk, gelang bahu misal tulang belikat, dan gelang pinggul misal tulang duduk. Tulang lengan atas, lengan bawah, paha, dan tulang kering termasuk tulang Ciri otot polos berikut ini benar, kecuali . . . .a. Bekerja secara involunterb. Berinti satu di tengahc. Terdapat pada organ dalam termasuk jantungd. Selnya pendek berbentuk gelendongJawaban CPembahasanCiri otot polos adalah berbentuk gelendong, serabtu aktin dan miosin tidak tersusun rapi sehingga tidak ada daerah gelap dan terang, berinti satu di tengah, bekerja secara tidak sadar involunter, terdapat pada organ dalam selain Hubungan antartulang antara nomor 5 dan 6 adalah……..a. Sendi engselb. Sendi pelanac. Sendi geserd. Sendi pelurue. Sendi luncurJawaban DPembahasanHubungan antar tulang yang menghubungkan tulang nomor 5 dan 6 adalah sendi Rasa lelah yang terjadi akibat keja otot terus menerus disebabkan oleh ….a. Penimbunan asam laktatb. Tidak adanya asam laktatc. Penimbunan senyawa asetikolind. Pengubahan asam asetikoline. Tidak adanya asam laktat yang menghambat kinerja asetikolinJawaban APembahasanKontraksi otot memerlukan energi yang diperoleh dari pemecahan ATP menjadi ADP. Pada metabolisme anaerob, ATP diperoleh dari reaksi glikolisis. Glikolisis menghasilkan ATP dan asam piruvat. Asam piruvat selanjutnya akan diubah menjadi CO2 dan sisa-sisa buangan lain seperti asam laktat. Aktivitas otot yang terus menerus menyebabkan asam laktat tertimbun dalam otot dan menimbulkan rasa Ciri-ciri tulang patah atau retakterjadi pembengkakankemungkinan terjadi pendarahanJenis gangguan pada sistem gerak tersebut adalah ….a. Fraktura b. Kifosis c. Artritisd. Rakitise. NekrosaJawaban APembahasanSalah satu ciri utama dari fraktura adalah tulang patah atau Gerak antagonis yang terjadi ketika menggerakkan ke atas dan ke bawah adalah…..A. Ekstensi dan fleksi B. Atropi dan hipertropiC. Depresor dan elevatorD. Tonus dan tetanusE . Hipertropi dan supinasiPembahasan Ekstensi dan fleksi merupakan gerakan antagonis yang terjadi saat menggerakkan lengan atas dan lengan A24. Pada tulang keras antara lakuna satu dengan yang lainnya dihubungkan dengan suatu saluran yang disebut…..a. Kondrin b. Kondrosit c. Osteoblastd. Kanalikulie. Saluran haversPembahasanKanalikuli merupakan saluran yang menghubungkan antara satu lakuna dangan lakuna yang D25. Apabila otot pronator teres dan pronator kuadratus berkontraksi maka akan terjadi gerakan…..a. Tangan berputarb. Tangan sejajar bahuc. Tangan lurus ke bawahd. Tangan menengadah ke atase. Tangan menelungkup ke bawahPembahasanOtot pronator teres dan pronator kuadratus apabila berkontraksi akan menghasilkan gerakan pronasi, yaitu gerakan menelungkupkan EDemikianlah informasi yang bisa kami sampaikan, mudah-mudahan dengan adanya Soal Sistem Gerak Pada Manusia Mapel Biologi Kelas 11 SMA/MA ini para siswa akan lebih semangat lagi dalam belajar demi meraih prestasi yang lebih baik. Selamat belajar!! Pencarian yang paling banyak dicarisistem gerak pada manusia kelas 8sistem gerak pada manusia kelas 11sistem gerak pada manusia pdfalat gerak manusia terdiri atasfungsi sistem gerak pada manusiaalat gerak pada manusiasistem gerak pada manusia brainlyorgan yang menyusun sistem gerak pada manusia yaitu Beberapa tulang yang mengorganisasikan rangka tubuh manusia saat kita bayi yakni sekitar 270 tulang. Akan tetapi, sesudah ketika kita dewasa jumlah tulang tersebut akan menyusut sekitar 206 tulang. Walaupun jumlah tulang saat kita bayi lebih banyak, tetapi biasanya tulang bayi belum berperan dengan komplet untuk membantu tubuhnya. Tulang bayi harus melewati proses pembentukan tulang osifikasi supaya bisa berperan seperti semestinya. Lebih kompletnya, Osifikasi ialah prosedur dimana organ mesenkim dan kartilago diganti berupa tulang selama perkembangan. Prosedur pembentukan tulang berlangsung pada masa embrio. Saat, masih dalam bentuk embrio, rangka tubuh terdiri atas tulang rawan yang terjadi dari organ-organ mesenkim. Proses pembentukan tulang berlangsung secara berkepanjangan dan menimbulkan meningkat besarnya ukuran tulang. Organ yang berfungsi dalam proses pembentukan tulang ialah osteoblas dan osteoklas. Osteoblas ialah sel pembentuk tulang keras yang ada dalam tulang rawan, osteoblas tersebut menyimpan membran disekitarnya dengan membentuk organ tulang secara konsentris. Setiap organ tulang akan mengitari pembuluh darah dan serat saraf membentuk sistem Havers. Selanjutnya, di sekitar tulang tersebut akan terwujud larutan protein pembentuk kerangka tulang yang akan memadat karena terbentuk garam kapur dan garam fosfat. Pada langkah berikutnya, sel osteoblas mulai mengeluarkan atau menghasilkan serat berupa protein yang membentuk matriks tulang atau osteoid. Setelah itu, osteoid akan menyatu dengan kalsium untuk membentuk tulang berkalsium. Tulang yang sudah dikalsifikasi ini akan menyerap sel-sel osteoblas dan mengubah bentuknya menjadi osteosit. 3. Periosteum and Weaving Langkah berikutnya, osteoid diletakkan secara acak di sekitar pembuluh darah terus-menerus. Kemudian, struktur yang disebut dengan trabeculae terbentuk di sekitar pembuluh darah dan ditemukan pori-pori pada lokasi pembuluh darah, sehingga membentuk tulang spongiosa. Sementara itu, pembuluh darah yang berada di luar tulang spongiosa menjadi padat dan berubah bentuk menjadi periosteum. 4. Pembentukan tulang keras Langkah selanjutnya pada pembentukan tulang keras dengan tipe osifikasi intermembran adalah pembentukan tulang keras. Saat trabeculae menebal di dalam tulang spongiosa, sel-sel osteoblas yang terdapat di sekelilingnya akan terus membentuk osteoid. Osteoid nantinya akan mengeras dan membentuk tulang keras di sekitar tulang spongiosa. Selama proses ini berlangsung, sumsum tulang merah akan mulai bermunculan pada lokasi pembuluh darah di rongga-rongga spongiosa. Osifikasi endokondral Menurut Seer Training Module oleh National Cancer Institute, proses pembentukan tulang tipe osifikasi endokondral melibatkan penggantian model tulang rawan dengan tulang biasa. Proses ini biasanya terjadi pada tulang panjang, contohnya tulang tungkai. Sebagian besar tulang pada kerangka tubuh manusia terbentuk menggunakan osifikasi endokondral, oleh sebab itu tulang-tulang yang melalui proses pembentukan ini disebut tulang endokondral. Pada proses pembentukan ini, tulang akan terbentuk dari model tulang lunak hialin. Selama kurun waktu tiga bulan setelah pembuahan, perikondrium yang mengelilingi model tulang rawan hialin berinfiltrasi dengan pembuluh darah dan osteoblas, kemudian berubah menjadi periosteum. Sel osteoblas membentuk bone collar pada tulang keras di sekitar diafisis. Di saat yang bersamaan, tulang rawan di tengah diafisis mulai perlahan hancur. Osteoblas, kemudian, menembus tulang rawan yang hancur dan menggantikannya dengan tulang spongiosa. Hal tersebut menyebabkan pembentukan pusat osifikasi primer. Proses osifikasi akan berlanjut dari pusat ini menuju ke ujung tulang. Setelah tulang spongiosa terbentuk pada diafisis, sel-sel osteklas akan memecah tulang yang baru terbentuk untuk membuka rongga medular. Berikut adalah langkah-langkah yang terjadi dalam proses pembentukan tulang dengan osifikasi endokondral 1. Pembentukan periosteum collar Pada langkah ini, periosteum terbentuk di sekitar tulang rawan hialin. Lalu, sel osteogenik dibedakan menjadi osteoblas. Sel osteoblas ini kemudian mengeluarkan cairan serat berupa protein di luar tulang rawan yang disebut dengan osteoid. Hasil akhir dari langkah ini adalah terbentuknya bone collar pada bagian luar tulang rawan. 2. Pembentukan rongga Saat bone collar terbentuk, tulang rawan yang terdapat pada pusat akan mengalami osifikasi atau proses pembentukan tulang. Tulang rawan yang menjadi pusat ini disebut sebagai pusat osifikasi utama. Proses pengerasan tulang ini menyebabkan bagian dalam dari tulang rawan tidak berhasil untuk ditembuh oleh difusi nutrisi. Alhasil, bagian dalam dari tulang rawan perlahan mulai memburuk dan rongga-rongga pun mulai terbentuk. 3. Invasi vaskular Kemudian, pembuluh darah yang terdapat di dalam periosteum akan melalui atau melewati tulang keras dari bone collar dan memasuki rongga dalam tulang rawan. Rongga yang dilewati oleh pembuluh darah disebut sebagai foramen nutrisi. Ada banyak komponen lain masuk melalui foramen nutrisi seperti saraf, limfatik, osteoklas, osteoblas, nutrisi dan lain-lain. Kemudian, tulang rawan yang tersisah akan dipecah oleh osteoklas dan osteoblas mengeluarkan trabaculae atau tulang spongiosa. 4. Elongasi Saat pembuluh darah, osteoklas, dan osteosit terus menyerang tulang, poros tulang akan mulai memanjang. Alhasil, rongga meduler terbentuk dan diafisis perlahan memanjang selama proses perkembangan embrio. Tak hanya itu, pembuluh darah berkembang ke tulang rawan hialin di ujung epifisis tulang panjang membentuk pusat osifikasi sekunder. 5. Osifikasi epifisis Hal ini hampir sama dengan dengan invasi vaskular. Hanya saja, yang terbentuk bukanlah tulang keras melainkan tulang spongiosa. Selain itu, tulang rawan hialin juga tertinggal di ujung tulang disebut sebagai tulang rawan artikular dan piringan epifisis terbentuk. Tulang rawan artikular dan piringan epifisis adalah dua hal yang masih tersisa dari model tulang rawan hialin yang asli. Proses pertumbuhan tulang manusia Setelah memahami proses pembentukan tulang, kini saatnya Anda memahami proses pertumbuhannya. Pada dasarnya, proses pertumbuhan tulang hampir sama dengan proses osifikasi endokondral. Pada saat itu, tulang rawan yang berada pada piringan epifisis terus tumbuh dengan cara mitosis. Sementara, kondrositis yang terdapat di samping diafisis akan menua dan mengalami kerusakan. Lalu, sel osteoblas bergerak atau berpindah dan menyebabkan ofisikasi atau mengeraskan matriks untuk membentuk tulang. Proses ini akan terus berlangsung sejak Anda masih anak-anak dan remaha hingga pertumbuhan tulang rawan melambat dan akhirnya benar-benar berhenti. Saat pertumbuhan tulang rawan berhenti pada usia dua puluhan, piringan atau lempeng epifisis akan sepenuhnya mengeras. Hal ini menyisakan garis epifisis tipis dan tulang sudah tidak bisa lagi tumbuh atau memanjang. Pertumbuhan tulang berada di bawah pengaruh hormon pertumbuhan dari kelenjar pituitari anterior dan hormon seks yang berasal dari testis dan ovarium.

saat perkembangan embrio rangka tubuh masih berupa tulang rawan